Buka Puasa Bersama KADIN Kota Yogyakarta, Sinergi Kepemimpinan dan Penguatan Ekonomi Syariah untuk Yogyakarta Berdaya Saing
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Yogyakarta menggelar agenda Buka Puasa Bersama pada Rabu (18/02/2026) bertempat di Hotel 101 Tugu. Mengangkat tema “Sinergi Kepemimpinan dan Penguatan Ekonomi Syariah untuk Yogyakarta Berdaya Saing,” kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi global.
Acara dihadiri oleh jajaran pengurus KADIN Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat di Kota Yogyakarta. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga forum refleksi dan diskusi strategis mengenai arah pembangunan ekonomi daerah.
Acara dimulai dengan perkenalan kembali jajaran pengurus KADIN Kota Yogyakarta yang baru saja dilantik. Hadir sebagai pembicara utama, Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, Senator DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyampaikan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaboratif dalam mendorong daya saing daerah. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa Yogyakarta memiliki modal sosial dan budaya yang kuat sebagai fondasi pengembangan ekonomi yang inklusif.
“Yogyakarta memiliki akar budaya dan nilai sosial yang kuat. Jika ini dipadukan dengan kepemimpinan ekonomi yang inklusif dan berbasis syariah, kita tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan angka, tetapi juga keberkahan dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujar Ahmad Syauqi.
Diskusi dalam pertemuan ini juga menyoroti peran strategis ekonomi syariah sebagai instrumen penggerak ekonomi yang resilien dan berkelanjutan. Beberapa poin penting yang mengemuka antara lain:
- Mendorong pelaku UMKM di bawah naungan KADIN untuk mulai mengadopsi prinsip syariah dalam tata kelola usaha.
- Optimalisasi potensi industri halal di Yogyakarta, mulai dari sektor kuliner, fesyen, hingga pariwisata.
- Penguatan sinergi antara kebijakan pemerintah di tingkat pusat melalui DPD RI dengan kebutuhan riil pengusaha di lapangan.
Ketua KADIN Kota Yogyakarta dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin Ramadan, melainkan titik awal konsolidasi program kerja tahun 2026. Sinergi antara KADIN Kota Yogyakarta dengan perwakilan daerah di tingkat pusat diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap regulasi, pembiayaan, serta pengembangan pasar bagi anggota.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sembari menikmati hidangan berbuka puasa, mempertegas komitmen bersama untuk membangun Yogyakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing berbasis nilai-nilai syariah.

Komentar
Posting Komentar