Langsung ke konten utama

Nahkodai KADIN Kota Yogyakarta 2026-2031, Ir. Eko Sutrisno Tekankan Esensi Keikhlasan dan Kolaborasi

Gelaran Musyawarah Kota (Mukota) IX KADIN Kota Yogyakarta yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) resmi menetapkan Ir. Eko Sutrisno, ST, M.Cs, IPU, ASEAN Eng. sebagai Ketua Umum terpilih untuk periode 2026-2031. Melalui mekanisme pemungutan suara (voting) yang demokratis, Ir. Eko Sutrisno berhasil menggalang kepercayaan mayoritas anggota untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.

Dalam pidato perdananya, Ir. Eko Sutrisno menyampaikan pesan menyentuh mengenai filosofi kepemimpinan yang ia usung. Ia menekankan bahwa jabatan hanyalah sebuah aspek luar, sementara pengabdian adalah esensinya.

"Hidup akan sangat melelahkan jika kita hanya menguras pikiran untuk mengurus 'bungkus'-nya saja dan mengabaikan 'isi'-nya," ujar Eko mengutip pesan inspiratifnya. Ia memaparkan beberapa poin refleksi penting bagi seluruh anggota KADIN:

  • Mukota IX hanyalah "bungkus", sementara Tetap Rukun adalah "isi"-nya.
  • Ketua KADIN Kota Jogja hanyalah "bungkus", namun cita-cita KADIN Kota Jogja adalah "isi" yang sebenarnya.
  • Kekayaan, bicara, dan rezeki hanyalah kulit luar, sementara hati yang gembira, kenyataan, dan berkah adalah substansi yang harus diperjuangkan.

Eko berkomitmen untuk membawa KADIN Kota Yogyakarta maju dengan basis inovasi, kolaborasi, dan kearifan lokal demi kemajuan dunia usaha di Yogyakarta.

Acara ini ditutup secara resmi oleh Ketua Umum KADIN DIY, GKR Mangkubumi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat atas terpilihnya Ir. Eko Sutrisno dan memberikan apresiasi atas jalannya Muskota IX yang berlangsung tertib dan rukun. GKR Mangkubumi berharap kepemimpinan baru ini dapat segera bersinergi dengan program-program KADIN DIY, khususnya dalam memperkuat ekosistem usaha yang inklusif. Beliau menekankan pentingnya KADIN Kota Yogyakarta sebagai motor penggerak ekonomi yang mampu mengayomi seluruh lapisan pelaku usaha, mulai dari tingkat mikro hingga besar.

Dengan berakhirnya Muskota IX, KADIN Kota Yogyakarta kini bersiap memasuki fase baru di bawah kepemimpinan Ir. Eko Sutrisno. Semangat "Tetap Rukun" yang ditekankan diharapkan menjadi modal kuat bagi seluruh pengurus untuk mewujudkan cita-cita organisasi dalam memajukan perekonomian Kota Yogyakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Walikota Yogya Membuka Musyawarah Kota KADIN ke VIII untuk Meningkatkan Perekonomian

Yogyakarta, 15 Desember 2020 - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, resmi membuka acara Musyawarah Kota (Mukota) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Yogyakarta pada Selasa, 15 Desember, di Hotel Gaia Cosmo Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk memajukan sektor perdagangan, industri, pariwisata, sosial, dan budaya, yang merupakan pilar ekonomi utama Kota Yogyakarta. Mukota KADIN ke-VIII dilaksanakan dengan ketat mengikuti protokol kesehatan. Jumlah peserta yang hadir di dalam ruangan dibatasi hingga 35 orang untuk menjaga jarak sosial dan menghindari kerumunan. Menurut Walikota, keberadaan KADIN sangat penting dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, memberdayakan warga, mengatasi kemiskinan, dan memacu pertumbuhan ekonomi. Ia berharap bahwa hasil dari Mukota ini akan menghasilkan keputusan terbaik, terutama dalam mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengurus KADIN Kota Yogyakarta periode 2015-2020. Selama acar...

Buka Mukota IX KADIN Kota Yogyakarta, Wali Kota Tekankan Pentingnya Substansi dan Target Kewirausahaan

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara resmi membuka Musyawarah Kota (Muskota) IX KADIN Kota Yogyakarta yang diselenggarakan pada Senin, 19 Januari 2026, di Fortuna Suite Malioboro. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan strategis mengenai peran KADIN sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan ekonomi daerah. Wali Kota menekankan agar KADIN Kota Yogyakarta tidak terjebak pada urusan seremonial atau pembentukan struktur organisasi semata. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi profesi diukur dari prestasi dan kemampuannya menjalankan fungsi substansial bagi anggotanya. "Struktur memang penting ya tetapi jangan lupakan substansinya. Kritik saya di organisasi-organisasi profesi banyak yang sibuk memikirkan struktur tapi lupa memikirkan fungsi dan substansi, sehingga hasilnya sering kurang bisa dilihat," tegas Hasto Wardoyo di hadapan para peserta musyawarah. Sejalan dengan target nasional untuk menjadi negara maju, Wali Kota menantang KADIN Kota Yogy...