Buka Mukota IX KADIN Kota Yogyakarta, Wali Kota Tekankan Pentingnya Substansi dan Target Kewirausahaan
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara resmi membuka Musyawarah Kota (Muskota) IX KADIN Kota Yogyakarta yang diselenggarakan pada Senin, 19 Januari 2026, di Fortuna Suite Malioboro. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan strategis mengenai peran KADIN sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Wali Kota menekankan agar KADIN Kota Yogyakarta tidak terjebak pada urusan seremonial atau pembentukan struktur organisasi semata. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi profesi diukur dari prestasi dan kemampuannya menjalankan fungsi substansial bagi anggotanya.
"Struktur memang penting ya tetapi jangan lupakan substansinya. Kritik saya di organisasi-organisasi profesi banyak yang sibuk memikirkan struktur tapi lupa memikirkan fungsi dan substansi, sehingga hasilnya sering kurang bisa dilihat," tegas Hasto Wardoyo di hadapan para peserta musyawarah.
Sejalan dengan target nasional untuk menjadi negara maju, Wali Kota menantang KADIN Kota Yogyakarta untuk mengejar rasio kewirausahaan minimal 4 persen. Dengan jumlah penduduk Kota Yogyakarta yang mencapai kisaran 400 ribu jiwa, KADIN diharapkan memiliki peta jalan yang jelas untuk mencetak setidaknya 15 ribu wirausaha.
Beliau berharap KADIN mampu melakukan pendataan yang akurat mengenai pertumbuhan jumlah pengusaha dari tahun ke tahun sebagai tolok ukur keberhasilan organisasi.
Hasto Wardoyo juga menyoroti potensi besar sektor pariwisata di Yogyakarta yang didukung oleh lebih dari 600 hotel. Beliau mendorong KADIN untuk menguasai pasar rantai pasok, memastikan kebutuhan perhotelan seperti sabun, sandal, hingga palm sugar disuplai oleh UMKM lokal melalui pendampingan KADIN guna mencegah capital flight, serta mengambil peran strategis sebagai pemasok dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng UMKM di 21 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Yogyakarta.
Wali Kota berkomitmen untuk terus mengawal langkah KADIN selama sisa masa jabatannya guna memastikan ekonomi mikro tetap tumbuh dan KADIN menjadi pusat penyerapan tenaga kerja yang efektif bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

Komentar
Posting Komentar